Home » » Tempat Keramat

Tempat Keramat

Written By Satria Adhi on Wednesday, February 26, 2014 | 6:47 PM

Di Bendungan Rumah Batu di Kuaiji, tumbuh sebatang pohon maple yang besar. Batangnya telah berlubang-lubang, sehingga bila hujan turun, lubang itu penuh air. Suatu ketika, seorang pedagang belut yang lewat di sana, melepaskan seekor ikan yang kulitnya licin itu ke dalamnya, sekedar iseng.
Karena belut tidak biasanya hidup di dalam batang pohon, penduduk desa yang melihatnya menganggap sang belut binatang suci. Mereka mendirikan kuil di sana, sebuah rumah pembantaian hewan kurban, dan menamakan tempat tersebut Kelenteng Bapak Belut. Mereka percaya bahwa yang berdoa di sana akan segera diberkahi keberuntungan, sedangkan yang melanggar perintah Tuhan akan mengalami kesengsaraan dan penderitaan.
Ketika kemudia sang pedagang belut kembali lagi ke tempat itu dan menyaksikan apa yang terjadi, ia menangkap belut dan menjadikanya kaldu. Dan tempat itu tidak lagi dianggap suci.

0 comments:

Post a Comment