Home » » Milik Saya

Milik Saya

Written By Satria Adhi on Wednesday, February 19, 2014 | 4:24 AM

Amat merasa jengkel ketika memergoki Tante Seksi di sebelah rumahnya dengan seenaknya memetik buah mangga yang menjuntai ke pekarangan rumah tante itu. Padahal Amat sendiri belum sempat menikmati hasilnya, yang sedianya hendak di tunggu sampai masak sambil dengan raji disiraminya pohon mangga tersebut. Ketika ia menegur, wanita seksi itu dengan tenang menjawab, "Aku tidak peduli, bukankah mangga ini berada di bagian pekarangan rumahku. Berarti ini adalah milik saya."
Suatu ketika si Tante Seksi ini menjenguk dari atas tembok perbatasan rumah mereka, karena mendengar suara Amat yang berteriak-teriak. Saat itu pula, Amat menjamah buah dada si Tante yang membusung besar dan menyembul hingga ke balik dinding.
"Hei, kurang aja!" damprat si Tante naik pitam. Ia merasa telah diperdayai oleh pemuda itu.
"Kamu berani colak-colek sembarangan, ya?!" Ia melotot mangkel sekali.
"Aku tidak peduli, bukankah ia berada di bagian pekarangan saya? Jadi sudah menjadi milik saya", jawab Amat sambil tertawa.

0 comments:

Post a Comment