Home » » Kurang Paham

Kurang Paham

Written By Satria Adhi on Monday, February 17, 2014 | 7:29 PM

Seorang pelukis besar melukis gambar dan ekor lembu yang sedang berkelahi.
Semua memujinya.
"Lihat! Betapa indah, seperti benar-benar hidup."
Sang seniman tenggelam dalam rasa bangga. Ia lalu melekatkan lukisan itu ke lembaran sutra asli, memberi gulungan kayu yang mahal harganya, dan menggantungnya di dinding. Jarang ia menunjukkannya kepada orang lain, kecuali kepada yang benar-benar dapat menikmati karya seni.
Pada suatu hari ia menurunkan lukisan tadi dari dinding dan menjemurnya di cahaya matahari, untuk mencegahnya dimakan rayap.
Tidak berapa lama seorang penggembala lembu masuk ke halaman memandang  lukisan itu dan tersenyum lebar.
"Apakah kau mengerti sesuatu tentang lukisan Bocah?" tanya sang pelukis. "Apa pendapatmu tentang lembu-lembu itu, apakah mereka tampak seperti hidup?"
"Mereka tampak seperti lembu," jawab si penggembala, masih tersenyum.
"Apakah kau menemukan sesuatu yang salah?"
"Lembu-lembu berkelahi hanya dengan tanduk-tanduknya," ujar anak itu, "dan mereka memasukkan ekornya ke bawah pantatnya. Dalam gambar ini, ekornya seperti terkibas-kibas. Saya belum pernah melihat sapi berkelahi seperti ini."
Pelukis besar itu terdiam.

0 comments:

Post a Comment